Penyebab gangguan jiwa (7)

Artikel ini kelanjutan artikel sebelumnya Halusinasi, khususnya halusinasi suara, yaitu mendengar suara atau pembicaraan yang sebenarnya tidak ada, ternyata juga dialami oleh sebagian orang yang normal. Pada beberapa orang normal, kadang mereka mendengar suara suara atau ada seseorang mengajaknya bicara yang sebenarnya tidak ada. Hal tersebut biasanya terjadi ketika hatinya sedang gelisah, stress. Hal yang membedakan antara halusinasi pada orang normal dan halusinasi pada penderita gangguan jiwa, ternyata pada orang normal mereka tidak takut atau tidak dikendalikan oleh suara suara yang didengarnya. Dilain pihak, pada penderita gangguan jiwa, suara suara…

Read More

Penyebab gangguan jiwa (6)

Tulisan ini merupakan kelanjutan artikel sebelumnya Tidak ada satupun penderita gangguan jiwa yang tidak mengalami stress atau trauma psikologis. Selalu ada faktor psikologis yang menjadi penyebab gangguan jiwa. Dilain pihak, pada orang yang tidak punya bakat gangguan jiwa, adanya stress atau trauma psikologis tidak akan menimbulkan gangguan jiwa. Pada seseorang dengan bakat gangguan jiwa, karena tidak tahan terhadap stress yang dialaminya, maka orang tersebut berusaha mengurangi stress, namun dengan cara yang salah. Cara yang dipakai mengurangi stress yang diterapkan mereka antara lain: Delusional projection: Seorang anak yang marah dan benci…

Read More

Penyebab gangguan jiwa (5)

Klik disini untuk membaca artikel sebelumnya Faktor biologis, pengalaman hidup masa lalu, pengetahuan, hubungan antar teman dan saudara, serta berbagai faktor lainnya berinteraksi sehingga membentuk pola pikir yang tidak sehat. Pola pikir yang tidak sehat tersebut ditemukan pertama kali oleh Dr Aron Beck pada para penderita depresi. Saya telah beberapa kali menulis tentang pola pikir yang tidak sehat ini yang memicu seseorang mengalami gangguan jiwa (baca pola pikir tidak sehat disini) Pola pikir yang negatif tersebut mempengaruhi cara pandang seseorang terhadap dunia (world view) dan bagaimana seseorang mengartikan kejadian atau…

Read More

Penyebab gangguan jiwa (4)

Tulisan ini merupakan kelanjutan artikel sebelumnya Faktor ketiga yang berpengaruh terhadap munculnya gangguan jiwa adalah faktor sosial. Sebagian besar penderita gangguan jiwa adalah mereka yang hidup dalam tekanan ekonomi, sulit mencari pekerjaan atau menganggur, hidup di kampung padat di perkotaan, dan bentuk bentuk kehidupan yang berat lainnya. Tentunya tidak semua orang yang hidup susah akan menderita gangguan jiwa. Namun bila seseorang yang secara biologis dan psikologis mempunyai bakat atau kecenderungan menderita gangguan jiwa, maka kesulitan ekonomi, hidup yang tertekan, sulit mencari pekerjaan akan dapat memicu munculnya gangguan jiwa. Joni, Muhtar,…

Read More

Penyebab gangguan jiwa (3)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya Faktor kedua yang mempengaruhi munculnya gangguan jiwa adalah faktor psikologis, khususnya pengalaman hidup masa lalu yang membuat jiwa terluka (trauma) dan hubungan tidak sehat dengan orang orang dekat yang membuat emosi negatif (marah, sedih, takut, dll) menumpuk. Pengalaman hidup yang melukai jiwa, seperti: mengalami pelecehan seksual dimasa kecil oleh tetangga atau keluarga dekat, ditinggal mati ayah atau ibu, orang tua bercerai sehingga kurang mendapat kasih sayang maupun asuhan, sering jadi bahan ejekan, dan berbagai pengalaman hidup yang traumatis dapat menimbulkan munculnya gangguan jiwa…

Read More

Penyebab gangguan jiwa (2)

Kelanjutan dari artikel sebelumnya Faktor biologis: Segolongan ahli berpendapat bahwa gangguan jiwa adalah penyakit otak, atau disebabkan oleh adanya kelainan kimia, struktur ataupun fungsi otak. Hanya saja, belum ada pemeriksaan radiologi atau laboratorium yang bisa dipakai sebagai tanda bahwa seseorang telah menderita gangguan jiwa. Dengan kata lain, belum ada bukti kuat yang bisa menunjukkan bahwa gangguan jiwa adalah penyakit otak. Oleh karena itu, pendapat tersebut belum diterima atau diikuti. Faktor biologis yang diperkirakan terkait dengan gangguan jiwa antara lain adalah faktor genetika atau keturunan. Seseorang yang salah satu atau kedua…

Read More

Penyebab gangguan jiwa (1)

Hingga sekarang belum diketahui secara pasti penyebab dari gangguan jiwa. Meskipun demikian, para ahli sepakat bahwa ada beberapa faktor yang berpegaruh terhadap munculnya  gangguan jiwa pada seseorang, yaitu: faktor biologis, faktor psikologis (pengalaman hidup masa kecil yang melukai/ traumatis atau menekan jiwa) dan faktor sosial. Kombinasi dari ketiga faktor tersebut yang menyebabkan seseorang terkena gangguan jiwa. Penyebab seseorang terkena gangguan jiwa berbeda antara satu orang dengan lainnya. Ada orang yang terkena gangguan jiwa terutama disebabkan oleh karena faktor biologis, seperti anak yang kedua orang tuanya menderita gangguan jiwa, maka dia…

Read More

Memperkuat ketahanan jiwa-2

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan sebelumnya Salah satu alternative dalam mencegah gangguan jiwa adalah dengan mendeteksi anak anak dengan jiwa yang rapuh dan kemudian memperkuat ketahanan jiwa anak tersebut. Anak dengan jiwa yang rapuh adalah anak yang rentan terhadap stress, tidak tahan menghadapi stress dan bila terkena stress akan cenderung mengalami gangguan jiwa atau mempunyai kecenderungan untuk menderita gangguan kepribadian. Beberapa ciri anak dengan kepribadian yang rapuh adalah: anak yang merasa dirinya (akan) dibuang, ditinggalkan, atau diasingkan oleh keluarganya. Anak yang selalu curiga bahwa orang lain akan menyakiti dirinya, memanipulasi, melecehkan, menipu,…

Read More

Memperkuat ketahanan jiwa-1

Mencegah lebih baik dari mengobati. Ungkapan tersebut juga berlaku pada gangguan jiwa. Mencegah timbulnya gangguan jiwa lebih baik, lebih mudah dan lebih murah, dibandingkan dengan memulihkan penderita gangguan jiwa. Meskipun demikian, mencegah seseorang dari terkena gangguan jiwa tidak gampang. Beberapa masalah yang dihadapi adalah: Gejala awal gangguan jiwa tidak spesifik (seperti: gelisah, gangguan tidur, kinerja sekolah menurun, menarik diri dari pergaulan, dll). Gejala tersebut juga sering muncul pada orang orang normal yang sedang mengalami tekanan jiwa. Kurangnya kesadaran untuk minta pertolongan. Selain sulitnya mendeteksi gejala awal gangguan jiwa, seringkali gejala awal…

Read More

Cara menghentikan pikiran paranoid (2)

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan sebelumnya dan terkait dengan tulisan tentang gangguan kepribadian paranoid. Cara menghentikan pikiran paranoid (lanjutan) Sibukkan diri dengan kegiatan kegiatan yang menyenangkan. Bila kita sibuk dengan kegiatan yang menyenangkan, biasanya pikiran negative akan berkurang. Lakukan kegiatan kegiatan seperti yang terkait dengan hobi (seni, olah raga, jalan jalan ke taman, dll) Letakkan diri kita pada posisi orang lain. sebagai contoh: bila kita takut orang akan mengejek kita karena kita memakai baju pesta yang pernah dipakai sebulan yang lalu, maka tanyakan pada diri sendiri apakah kita masih ingat pada…

Read More