Program pemulihan gangguan jiwa di rumah masing masing (3): mencegah kambuh

Langkah ketiga¬†adalah mempelajari teknik psikososial untuk memulihkan penderita gangguan jiwa. Sebagaimana telah dijelaskan dimuka, teknik tersebut ada yang perlu diterapkan kepada semua jenis gangguan jiwa, namun ada juga teknik khusus untuk mengatasi masalah khusus. Salah satu teknik atau pendekatan yang perlu dipelajari oleh semua orang adalah teknik mencegah kambuh. Penderita gangguan jiwa bisa pulih selamanya tanpa pernah kambuh. Meskipun demikian, kebanyakan penderita gangguan jiwa yang sudah pulih masih bisa kambuh kembali. Walaupun sedang dalam pengobatan, penderita gangguan jiwa bisa kambuh kembali. Untungnya, kambuh biasanya tidak terjadi secara mendadak. Oleh karena…

Read More

Sosial fobia (2)

Baca artikel sebelumnya Penderita sosial fobia mempunyai pola pikir yang kurang sehat yang menyebabkan mereka selalu cemas. Kecemasan pada sosial fobia terutama karena penderita sosial fobia tidak ingin mendapat penilaian yang jelek atau penolakan dari orang lain. Beberapa belief atau kepercayaan atau pikiran pada diri seorang penderita sosial fobia yang sering ditemui adalah: saya harus kelihatan mampu saya harus kelihatan menarik atau saya akan gagal bila mereka melihat saya cemas atau gelisah, mereka akan menilai bahwa saya lemah bila tidak ada yang bisa saya omongkan atau sampaikan, itu akan jadi…

Read More

Ketahanan Jiwa (5)

Artikel sebelumnya bisa di klik disini Beberapa jalan untuk meningkatkan ketahanan jiwa: Bersikap optimis. Dengan bersikap optimis dan percaya bahwa setelah segala kesulitan akan ada kemudahan, maka seseorang akan lebih berani melangkah kedepan. Sikap optimis membuat seseorang lebih mudah melihat peluang dalam setiap pemecahan masalah. Rawat diri sendiri. Mengabaikan kebutuhan dan kesehatan diri hanya akan memperlemah ketahanan jiwa. Dengan menjaga kesehatan serta berperilaku sehat, maka ketahanan jiwa juga akan ikut meningkat. Luangkan waktu untuk berolah raga, menikmati keindahan alam, bergaul dengan masyarakat sekitar akan meningkatkan ketahanan jiwa. Memperdalam agama. Meningkatkan…

Read More

Ketahanan Jiwa (3)

Lanjutan artikel sebelumnya Beberapa jalan lain yang akan dapat membuat ketahanan jiwa semakin kuat: Jangan terperangkap masa lalu, bergerak terus menuju tujuan hidupmu. Terpaku kepada masa lalu, khususnya yang tidak menyenangkan (membuat sedih, kecewa, marah, merasa bersalah, dll) akan membuat jiwa rapuh, gampang terserang gangguan jiwa atau setidaknya membuat hidup menjadi gelisah. Bila ada masa lalu yang menimbulkan rasa bersalah, segera mohon ampun, bertobat, memperbaiki diri dan segera melangkah maju. Begitu pula, bila ada kejadian masa lalu yang membuat kita malu atau sedih, maka terima saja itu sebagai sesuatu kenyataan…

Read More

Ketahanan jiwa (2)

Lanjutan artikel sebelumnya Jalan untuk memperkuat ketahanan jiwa berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Jalan yang cocok untuk seseorang, mungkin tidak cocok dipakai oleh orang lainnya. Setidaknya ada 10 jalan yang dapat memperkuat ketahanan jiwa: Membuat jalinan hubungan sosial dan kekerabatan. Hubungan kekerabatan, pertemanan atau persaudaraan yang baik akan dapat memperkuat ketahanan jiwa. Punya seseorang yang bersedia mendengarkan dan menolong ketika ada masalah, membuat ketahanan jiwa seseorang menjadi lebih kuat.Sebagai manusia yang beragama, maka mengadu atau curhat kepada Tuhan adalah cara yang terbaik. Tuhan pasti akan mendengarkan doa hambanya…

Read More

Ketahanan jiwa (1)

Ketahanan jiwa adalah kemampuan seseorang untuk bertahan dan kembali melangkah kedepan ketika menghadapi tragedi, bencana atau sumber sumber stress berat lainnya. Ketahanan jiwa disini juga berarti kemampuan bangkit kembali ketika jatuh karena terkena bencana atau tragedi. Beberapa hal yang memerlukan ketahanan jiwa, antara lain: kehilangan orang orang dekat/ yang dicintai, perceraian, menderita penyakit yang serius, mengalami kegagalan yang cukup berarti. Kebanyakan orang, setelah mengalami kejatuhan atau kegagalan, akan bisa bangkit kembali karena mereka mempunyai ketahanan jiwa. Namun pada sebagian kecila orang, kegagalan atau bencana membuat dirinya jatuh, depresi, terkena gangguan…

Read More

Sisi psikososial penderita gangguan jiwa berat (5)

Lanjutan artikel sebelumnya Tirto Jiwo dan pusat pemulihan gangguan jiwa berat lainnya bisa diibaratkan seperti sekolahan. Penderita gangguan jiwa yang masuk program pemulihan adalah siswa yang belajar meningkatkan kemampuan jiwa agar dapat mengatasi gangguan jiwa yang dideritanya. Bila siswa telah menguasai kemampuan yang diajarkan, atau dinyatakan lulus, tentunya ingin agar segera dapat keluar kembali ke masyarakat. Meskipun belum ahli betul, namun mereka telah mempunyai kemampuan minimal dalam mengatasi gangguan jiwanya. Kemampuan tersebut perlu ditingkatkan dan diperkuat di masyarakat. Oleh karena itu, mereka ingin agar dapat segera keluar dari sekolah dan…

Read More

Sisi psikososial penderita gangguan jiwa berat (3)

Lanjutan dari artikel sebelumnya Aspek psikososial yang juga sangat penting adalah masalah tempat tinggal. orang, termasuk didalamnya adalah para penderita gangguan jiwa, juga memerlukan tempat tinggal. Saya kira kalimat tersebut jelas dan mudah dipahami. Namun dalam kenyataannya, tidak sedikit orang yang menolak bila ada saudaranya yang menderita gangguan jiwa untuk tinggal dirumahnya. Banyak sekali alasan yang dikemukakan yang pada intinya tidak mau bila ada kakak atau adiknya yang menderita gangguan jiwa ingin tinggal bersamanya. Mereka mengharapkan ada orang lain atau pemerintah yang mau menampung saudaranya tersebut. Sebagian diantaranya masih mau…

Read More

Sisi psikososial penderita gangguan jiwa berat (2)

Lanjutan dari artikel sebelumnya Idealnya keluarga yang membantu dan mendukung agar anggota keluarganya yang menderita gangguan jiwa dapat pulih secara total. Bukan panti rehabilitasi sosial atau pemerintah. Salah satunya, adalah mengupayakan agar penderita gangguan jiwa tersebut dapat bekerja dan mendapatkan penghasilan yang mencukupi untuk hidup. Sayangnya, banyak keluarga yang tidak mau atau tidak mampu melaksanakan tugas tersebut, yaitu membantu dan mendukung agar anggota keluarganya yang menderita gangguan jiwa dapat bekerja. Banyak alasannya. Mulai dari tidak ada waktu, tidak ada koneksi, tidak ada modal hingga berbagai alasan yang sepintas terlihat masuk…

Read More

Sisi psikososial penderita gangguan jiwa berat (1)

Penderita skizofrenia, bipolar dan gangguan jiwa berat lainnya tidak akan dapat diselesaikan melalui pemberian obat saja. Mereka memang memerlukan obat, namun obat saja tidak cukup. Mereka juga memerlukan dukungan psikososial. Berbagai permasalahan psikososial yang menjerat penderita gangguan jiwa perlu juga dibantu pemecahannya. Tanpa intervensi terhadap permasalahan tersebut, mereka akan mudah kambuh kembali. Setidaknya ada 3 permasalahan besar yang sering dijumpai, yaitu: pekerjaan, tempat tinggal , dan jaringan sosial kekerabatan. Pekerjaan, selain dapat mendatangkan pemasukan uang, juga berfungsi meningkatkan harga diri, ada jadwal kegiatan harian yang teratur, pertemanan dan identitas diri,…

Read More