Terapi Keluarga

Di Inggris, bila ada salah satu anggauta keluarga terkena gangguan jiwa, maka seluruh anggauta keluarga yang tinggal serumah dianjurkan untuk mendapatkan terapi keluarga (family therapy) atau kadang juga disebut sebagai  intervensi keluarga (family intervention) atau family psychoeducation (penyuluhan/pendidikan psikologi bagi keluarga). Mengapa terapi keluarga diperlukan? Karena penelitian membuktikan bahwa peranan keluarga dalam pemulihan gangguan jiwa sangatlah penting. Tanpa dukungan keluarga, kecil kemungkinan seseorang bisa pulih dari gangguan jiwa. Selain itu, adanya anggauta keluarga yang menderita gangguan jiwa juga bisa menyita perhatian dan kadang memerlukan dukungan biaya juga. Bila penderita menjadi…

Read More

Obatilah sakitmu dengan sedekah

Di Tirto Jiwo sengaja tidak ditetapkan tarif biaya pengobatan. Harapannya adalah penderita gangguan jiwa dari keluarga miskin dapat mendapatkan pelayanan gratis, penderita dari keluarga yang tidak miskin membayar sesuai kemampuannya, dan penderita keluarga dari keluarga mampu membayar lebih sehingga terjadi subsidi silang. Tirto Jiwo tidak membedakan perlakuan dan pelayanan pemulihan gangguan jiwa. Semua mendapat perlakuan yang sama. Bagaimana dengan yang membayar lebih? Niatkanlah itu sebagai sedekah. Insya Allah nanti Allah sendiri yang akan membalas sedekah tersebut. Perlu diingat bahwa Allah yang menyembuhkan semua penyakit. Obat dan berbagai intervensi psikososial hanyalah…

Read More

Terapi Keluarga

Berbagai penelitian ilmiah sudah membuktikan bahwa bila suatu keluarga, dimana salah satu anggota keluarganya menderita gangguan jiwa, mendapat terapi keluarga (psiko-edukasi, intervensi keluarga), maka kondisi pasien akan lebih cepat pulih dan kemungkinan kambuh menjadi lebih sedikit. Sayangnya, terapi keluarga masih sangat jarang dilakukan di Indonesia. Akibatnya, sebagian besar pasien menjadi kronis dan menjadi beban keluarga dan masyarakat sekitarnya. Biasanya terapi keluarga dilakukan oleh 2 orang petugas dengan mengunjungi keluarga si penderita. Kunjungan dilakukan secara berkala selama 18 bulan. Pada awalnya, kunjungan dilakukan 1-2 minggu sekali. Setelah 6 bulan, kunjungan dilakukan…

Read More

Perumahan dan pekerjaan bagi penderita gangguan jiwa

Adanya rumah (tempat tinggal) dan pekerjaan adalah dua kunci penting dalam proses pemulihan gangguan jiwa. Di Indonesia, belum ada program pendidikan dan pembimbingan bagi keluarga yang salah satu anggota keluarganya terkena gangguan jiwa. Akibatnya, karena hanya mengandalkan minum obat (sering juga penderita tidak patuh minum obat), maka penderita gangguan jiwa menjadi kronis. Akhirnya, setelah bosan merawat, penderita gangguan jiwa tersebut mulai ditinggalkan dan bahkan “dibuang”. Di Amerika dan Inggris, ada program family therapy yang berlangsung selama 18 bulan. Tujuannya adalah menyiapkan keluarga agar dapat membantu proses pemulihan penderita gangguan jiwa. Selain itu…

Read More

Kampung Tirto Jiwo

Agar bisa kembali pulih, setelah keluar dari RSJ, penderita gangguan jiwa memerlukan dukungan psikososial. Dukungan psikososial tersebut mencakup: dukungan agar penderita bisa mengelola gejala gangguan jiwanya, penderita dapat mempunyai aktivitas (pekerjaan) yang berarti bagi dirinya, dan penderita bisa berintegrasi kedalam masyarakat (kehidupan sosial). Sayangnya, kebanyakan keluarga tidak mampu memberikan dukungan psikososial tersebut secara penuh. Untuk itu, diperlukan adanya sebuah tim yang memberikan pembinaan dan dukungan psikososial bagi penderita gangguan jiwa di rumah penderita. Hal ini yang dilakukan di MHA Village di Kalifornia, Amerika. Di MHA Village dan di Project Transition…

Read More

Terapi Keluarga

Di Inggris, bila ada salah satu anggauta keluarga terkena gangguan jiwa, maka seluruh anggauta keluarga yang tinggal serumah dianjurkan untuk mendapatkan terapi keluarga (family therapy) atau kadang juga disebut sebagai  intervensi keluarga (family intervention) atau family psychoeducation (penyuluhan/pendidikan psikologi bagi keluarga). Mengapa terapi keluarga diperlukan? Karena penelitian membuktikan bahwa peranan keluarga dalam pemulihan gangguan jiwa sangatlah penting. Tanpa dukungan keluarga, kecil kemungkinan seseorang bisa pulih dari gangguan jiwa. Selain itu, adanya anggauta keluarga yang menderita gangguan jiwa juga bisa menyita perhatian dan kadang memerlukan dukungan biaya juga. Bila penderita menjadi…

Read More

Dukungan bagi keluarga penderita gangguan jiwa

Merawat penderita gangguan jiwa dalam jangka panjang yang tinggal serumah memang sering menimbulkan frustasi.  Lebih lebih bila keluarga tersebut tidak mempunyai pengetahuan yang memadai tentang apa itu gangguan jiwa dan bagaimana membantu memulihkan anggota keluarga yang terkena gangguan jiwa. Apa yang diperlukan oleh keluarga agar bisa mendukung pemulihan anggota keluarganya yang terkena gangguan jiwa? Yang pertama tentunya adalah pengetahuan tentang apa itu gangguan jiwa, apa penyebab gangguan jiwa, dan bagaimana membantu anggota keluarga yang terkena gangguan jiwa. Untungnya, saat ini cukup banyak artikel di internet yang bisa dipakai bahan pelajaran.…

Read More

Peranan keluarga dalam penyembuhan penderita gangguan jiwa berat

Ada kaitan yang erat antara penderita gangguan jiwa berat yang menjadi kronis dengan tidak adanya dukungan keluarga. Semakin lemah dukungan dari keluarga (atau teman, tetangga, masyarakat), maka kemungkinan seorang penderita gangguan jiwa menjadi kronis akan semakin besar. Dengan kata lain, agar bisa menjadi pulih, dukungan keluarga (teman atau masyarakat) sangat diperlukan. Sayangnya, banyak keluarga yang kurang mendukung, atau terlalu cepat menyerah ketika salah satu anggota keluarganya ada yang terkena gangguan jiwa. Salah satu penyebabnya adalah karena mereka (keluarga) tidak tahu apa yang harus dilakukan. Setelah tahu apa yang harus dilakukan,…

Read More

Perlunya pengorbanan keluarga dekat agar anggota keluarganya bisa pulih dari gangguan jiwa

Sebelum kemerdekaan Indonesia, sebagian besar masyarakat Indonesia masih buta huruf atau hanya mengenyam pendidikan dasar. Pada tahun 1940an, Sukarno adalah seorang insinyur lulusan ITB dan Mohammad Hatta adalah sarjana ekonomi lulusan Belanda. Bila hanya ingin hidup senang dan kaya, mereka tidak perlu menjadi pejuang bagi kemerdekaan bangsa Indonesia. Dengan menjadi pegawai perusahaan milik Belanda, Sukarno dan Hatta bisa hidup mewah. Sukarno dan Hatta memilih berkorban dan menjadi pejuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia. Sukarno dan Hatta kenyang dipenjara dan dibuang ke daerah terpencil. Tanpa pengorbanan mereka, Indonesia tidak akan bisa merdeka di…

Read More