Sekolah Pemulihan Jiwa

Pagi itu aku menghadap Ibu Tari, seorang pejabat yang menangani masalah kesejahteraan sosial. Ketika ketemu dengannya pagi itu, beliau memakai baju seragam dengan jilbab menutup rambutnya. Kutaksir, Ibu Tari masih berusia 40an tahun, jauh dibawah umurku. Kami berdiskusi tentang pemulihan gangguan jiwa dan konsep sekolah pemulihan jiwa. “Pak Bambang, tolong dijelaskan secara sederhana, apa arti pemulihan dari gangguan jiwa itu? Menurut pengamatan saya, sangat sedikit penderita gangguan jiwa yang bisa kembali ke masyarakat. Setelah keluar dari RSJ, kebanyakan mereka tidak bisa bekerja dan menjadi tanggungan Dinas Sosial” Kata Bu Tari,…

Read More

Mary Ellen Copeland, pulih dari gangguan jiwa bipolar

Mary Ellen Copeland mempunyai ibu yang menderita gangguan jiwa bipolar. Ibunya pernah dirawat selama 8 tahun di rumah sakit jiwa di salah satu kota di Amerika. Mary Ellen Copeland juga menderita gangguan jiwa bipolar. Saat itu, dokter memberi tahu Mary bahwa sakitnya belum ada obatnya, dia tidak akan bisa sembuh dan pelan pelan penyakitnya akan semakin berat. Dia kemudian minum obat secara teratur karena dia tidak ingin kambuh dari sakitnya. Selama sekitar 10 tahun dia minum obat hingga suatu saat efek samping obat tersebut membuatnya menderita gangguan pencernaan. Mulai saat itu,…

Read More

Laporan keuangan November 2013

Selama bulan November, pembangunan gedung Tirto Jiwo dilanjutkan. Instalasi listrik disambungkan ke tiang listrik yang baru saja dibangun oleh PLN. Kepada para dermawan kami ucapkan terima kasih. Semoga amal sholeh bapak, ibu dan saudara/saudarai mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT sesuai dengan firman-Nya dalam Surat Al Baqarah ayat 261 “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. Setiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang dia kehendaki.Dan Allah Maha Luas (karnia-Nya) lagi…

Read More

Pak Wibowo membantu Iwan mengatasi waham

Aku lihat Wibowo sedang asyik duduk di depan desktop computer. Matanya terfokus ke layar monitor. Ketika aku dekati, ternyata dia sedang membaca sebuah artikel di internet tentang cara membantu mengatasi penderita dengan kecurigaan yang berlebihan. Internet memang sangat berguna, banyak ilmu bisa kita ambil dari internet. ‘Pak ’Bowo, kok asyik banget. Lagi baca apaan’’ ‘’ha ha ….enggak Pak Bambang, saya lagi baca artikel tentang bagaimana cara membantu penderita gangguan jiwa yang curiga berlebihan’’ ‘’Oh tentang paranoid! memangnya ada yang menderita paranoid?’’ ‘’iya Pak Bambang, tetangga satu kampung. Dia sangat curiga…

Read More

Mengatasi khawatir berlebihan

Rasa khawatir berguna bila kekhawatiran tersebut membuat kita mengambil tindakan dan memecahkan masalah. Misalnya, ketika kita khawatir tidak lulus ujian dan kemudian membuat kita rajin belajar, maka kekhawatiran itu positif. Namun, bila kita merasa khawatir terus menerus, selalu memikirkan hal buruk akan terjadi pada diri kita, sehingga menganggu kegiatan sehari-hari, maka kekhawatiran tersebut sudah menjadi negatif dan merugikan.  Bagaimana cara mengatasi khawatir berlebihan, berikut ini beberapa teknik yang bisa dicoba: Ciptakan masa waktu (periode) khawatir. Tentukan suatu periode (jangan malam hari, misalnya antara jam 5:00-5:30 sore, diruang keluarga), setiap hari pada…

Read More

Cara mengendalikan marah

Setiap orang pernah marah. Marah memang kadang kadang diperlukan. Marah jadi penyakit (kurang baik) bila marah terlalu sering, terlalu lama, pada waktu yang tidak tepat dan bila berlebihan. Marah bisa berakibat buruk terhadap hubungan kita dengan seseorang dan dalam pekerjaan. Marah juga bisa membuat penilaian kita terhadap diri sendiri berubah. Kita cenderung menyalahkan orang lain bila marah. Bila kita terlalu sering marah, setiap marah berlangsung terlalu lama, marah timbul pada waktu yang tidak tepat (hanya dipicu oleh hal hal kecil) dan bila marah menjadi berlebihan, maka kita perlu berlatih mengendalikan…

Read More

Mengatasi rendah diri (low self-esteem) 2

Apa yang menyebabkan rendah diri ? Keyakinan yang Anda miliki tentang diri Anda sering muncul menjadi pernyataan fakta (keadaan diri anda), meskipun sebenarnya hal tersebut sebenarnya hanya pendapat anda sendiri. Pernyataan tentang nilai diri yang rendah tersebut didasarkan pada pengalaman yang telah Anda miliki dalam hidup. Jika pengalaman hidup Anda banyak negatif , maka keyakinan Anda tentang diri Anda sendiri cenderung negatif juga. Pengalaman penting yang membantu untuk membentuk keyakinan kita tentang diri kita sendiri sering ( meskipun tidak selalu ) terjadi pada awal kehidupan. Apa yang Anda lihat , dengar dan alami…

Read More

Mengatasi rasa rendah diri (low self-esteem) 1

Harga diri adalah aspek dari cara kita melihat diri kita sendiri. Ini berbeda dari citra diri, yang mungkin menjelaskan berbagai macam karakteristik (seperti ‘Aku orang Indonesia’ atau ‘aku perempuan’) tapi tanpa menyiratkan apakah hal tersebut baik atau buruk. Harga diri mengacu pada keseluruhan pendapat yang kita miliki tentang diri kita dan nilai kita tempatkan pada diri kita sebagai manusia. Harga diri yang rendah berarti bahwa nada pendapat ini adalah negatif: misalnya, “Aku tidak layak dicintai ‘atau’ aku tidak berguna ‘. Tentu saja sebagian besar dari kita memiliki pendapat campuran diri kita sendiri,…

Read More

Rumah Penyembuhan (healing homes)

Di kota Gothenburg, Swedia berbagai rumah yang dihuni oleh keluarga biasa (kebanyakan adalah keluarga petani di pedesaan Swedia) menjadi tempat penyembuhan bagi penderita gangguan jiwa yang tidak bisa sembuh oleh cara penyembuhan di rumah sakit. Cara penyembuhannya yang dilakukan adalah dengan menempatkan penderita gangguan jiwa di keluarga biasa yang didukung oleh sebuah tim pemulihan gangguan jiwa. dengan pendekatan ini, penderita gangguan jiwa terhindar dari stigma karena dirawat di rumah sakit jiwa, tetap mendapat sentuhan kehangatan dan kasih sayang sebuah keluarga serta mendapat dukungan psikososial dari tenaga pemulihan gangguan jiwa.  Ide dari…

Read More