Pendekatan Maastricht dalam mengatasi halusinasi (4)

Contoh kasus halusinasi Maureen (30 tahun) mendengar 3 suara. Identitas suara: Maureen mengenal 3 suara yang bernama: Ina, Anna dan Johana. Karakteristik dari suara suara tersebut: Inan berumur 7 tahun yang akan menangis dan berteriak bila Maureen tidak mau mendengarkan apa yang dikatakannya. Anna berumur 19 th dan berpendapat bahwa Maureen adalah orang tak berguna dan secara kasar menjelek-jelekkan atau menghina Maureen. Johanna seumuran dengan Maureen dan selalu melindungi dan menolong Maureen. Riwayat munculnya suara suara: Ina mulai muncul ketika Maureen berumur 7 tahun ketika dia mulai dilecehkan secara seksual oleh pamannya.…

Read More

Pendekatan Maastricht dalam mengatasi halusinasi (3)

Penyebab utama munculnya suara suara (halusinasi) adalah adanya pengalaman hidup yang melukai hati atau jiwanya yang  tidak dapat diatasinya dan menyebabkan dirinya merasa tidak berdaya. Halusinasi tersebut bisa muncul pada orang normal dan tidak didiagnosa menderita gangguan jiwa. Halusinasi menjadi masalah bila yang bersangkutan (ybs) tidak mampu mengatasi halusinasi tersebut sehingga mengganggu perilaku dan kehidupan sehari hari serta menjadi penderita gangguan jiwa. Karena pengalaman mendengar suara suara (halusinasi) adalah pengalaman yang luar biasa dan aneh, biasanya yang bersangkutan (ybs) menjadi malu dan tertekan. Apalagi, di masyarakat kita, sering mengaitkan halusinasi…

Read More

Pendekatan Maastricht dalam mengatasi halusinasi (2)

Dalam mengatasi halusinasi, pendekatan Maastricht berbeda dengan para psikiater yang langsung memberi obat untuk menekan munculnya halusinasi. Dalam pendekatan Maastricht, perlu dipelajari seluk beluk halusinasi tersebut agar bisa ditemukan jalan untuk mengatasinya. Beberapa informasi yang digali dalam pendekatan Maastricht: Jenis halusinasi. Apakah suara berasal dari dalam kepala atau berasal dari luar kepala, apakah dua-duanya. apakah ada jenis halusinasi lain (visual, peraba, perasa, dll). Karakteristik suara. apakah mereka punya nama, laki atau perempuan, suara keras (teriak) atau lunak, apakah ada hierarkhi diantara mereka, siapa yang paling menyakitkan kata katanya, suara siapa yang…

Read More

Pengelola Tirto Jiwo

Pengelola Tirto Jiwo, Pusat Pemulihan dan Pelatihan Gangguan Jiwa. Direktur: Bp. Wibowo Setiaji, S Sos. Konsultan Psikiatri: dr Tantri, SpKJ Pelayanan Psikologi: Nadia, Psi. Perawat: Andri Novianto. Manajer Keuangan: 1. Drajad Setiono, MKes.                                  2. Usa Listiyah, SE Penanggung jawab website: dr. Gunawan Setiadi, MPH.

Read More

Pendekatan Maastricht dalam mengatasi halusinasi (1)

Ternyata di masyarakat umum, ada sekitar 4% penduduk yang sering mendengar suara suara (halusinasi suara). Sebagian besar dari mereka hidup normal. Sebagian kecil (sekitar sepertiganya) tidak bisa mengatasi halusinasi tersebut, sehingga mengalami stress berat dan akhirnya menderita skizofrenia. Ada perbedaan yang menyolok antara orang yang mendengar suara suara namun tetap hidup normal dibandingkan dengan orang yang mendengar suara dan kemudian menderita skizofrenia. Menurut Prof Marius Romme (1989) pada orang normal yang mendengar suara suara, ciri ciri mereka (dibandingkan penderita skizofrenia) adalah: lebih percaya diri lebih mempunyai kemampuan membuat batas dengan…

Read More

Pemandangan dari teras Tirto Jiwo

Pusat Pemulihan Tirto Jiwo dibangun dengan berdasar konsep “pemulihan” atau recovery. Konsep Tirto Jiwo berbeda dengan konsep rehabilitasi, dimana di pusat rehabilitasi para dokter (plus obat) memperbaiki “jiwa yang sakit”. Di Pusat Pemulihan Tirto Jiwo, penderita belajar mengatasi gangguan jiwanya (halusinasi, waham, gangguan kognisi, gangguan emosi). Kegiatan di Tirto Jiwo didukung oleh alam yang indah dan petugas yang ramah dan bersahabat. Tirto Jiwo juga akan dilengkapi dengan hewan piaraan, seperti ayam kalkun, ayam kate, ayam kampung dan rusa.Insya Allah, halam depan akan diisi dengan rusa Saat ini pembangunan gedung Tirto…

Read More

Pendekatan baru dalam mengendalikan halusinasi suara (3)

3. Memahami arti simbolis halusinasi suara. Bila suara suara itu sangat menganggu dan muncul pada waktu yang tidak sesuai dengan kegiatan yang sedang dilakukan, buatlah perjanjian untuk mendengarkan suara suara tersebut pada suatu waktu yang telah ditetapkan. Misalnya bila anda punya waktu pada jam 3 sore, maka bilang pada suara tadi bahwa anda akan mendengarkan apa yang dikatakannya pada waktu tersebut. Isi atau pernyataan dari suara suara itu juga perlu dipahami, bukan secara langsung kata per kata, tetapi arti simbolisnya. Misalnya: bila suara itu bilang bahwa anda goblog, maka bisa…

Read More

Pendekatan baru dalam mengendalikan halusinasi suara (2)

Halusinasi sering muncul ketika seseorang sedang menganggur (tidak melakukan kegiatan) atau hanya bersikap pasif (misalnya: menonton TV). Halusinasi juga gampang muncul ketika ketika seseorang melakukan sesuatu kegiatan, namun pikirannya melayang atau mengembara ketempat lain. Misalnya: ketika mencuci piring, tapi pikiran memikirkan kejadian masa lalu. Langkah kedua dalam mengendalikan halusinasi adalah dengan melatih pikiran agar tetap “berada disini (here) dan pada saat ini (now). Keadaan ini berlawanan dengan keadaan ketika kita berjalan ke kantor, namun pikiran berada atau memikirkan hal hal lain. kita sering berjalan secara otomatis. Salah satu cara melatih agar pikiran kita…

Read More

10 Langkah memperkuat ketahanan jiwa (2)

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan sebelumnya 5. Memanfaatkan masalah sebagai alat untuk lebih mengenal diri sendiri. Manusia bisa belajar mengenal dan menemukan dirinya (kekuatan, kelemahan, cita cita, nilai nilai yang dianutnya) ketika berusaha mengatasi masalah yang dihadapinya atau kehilangan yang dialaminya. Banyak orang yang setelah mengalami tragedy (bencana) melaporkan bahwa bencana membuat mereka lebih dekat kepada Tuhannya, lebih dekat dengan keluarganya, merasa lebih kuat jiwanya. 6. Memupuk sikap positif terhadap diri sendiri. Seseorang yang lebih percaya diri pada kemampuannya mengatasi masalah dan pada naluri serta kata hatinya akan mempunyai ketahanan…

Read More