Bagaimana cara Janey Antoniou hidup dengan skizofrenia

Saat ini Janey Antoniou, umur 46 tahun, telah 21 tahun hidup berkeluarga dan mempunyai 2 anak. Janey adalah seorang ilmuwan di bidang genetika. Meskipun demikian, dia pernah mengalami gangguan jiwa hingga harus beberapa kali dirawat di rumah sakit jiwa. Sejak umur 7 tahun Janey sudah mengalami depresi ringan. Ada masa masa dimana dia merasa sedih dan tubuhnya terasa tidak bertenaga. Janey tidak ingat persisnya kapan dia mulai mendengar suara suara (halusinasi suara). Seingatnya, dia mulai mengalami halusinasi dikala sudah remaja (umur belasan tahun). Dia mendengar 4-7 suara, laki laki dan perempuan, yang…

Read More

Memahami paranoia dari pengalaman penderita

Paranoia adalah curiga atau ketidak-percayaan yang berlebihan. Paranoia bisa menyebabkan seseorang menjadi benci, marah, mengamuk atau melakukan pengkhianatan. Paranoia sering menjadi salah satu gejala dari gangguan jiwa berat. Berikut ini pengalaman Michael Hedrick dengan paranoia yang dideritanya. Tulisan ini saya sarikan dari tulisan karangannya: The Bite of Paranoia yang dimuat di http://blogs.psychcentral.com/two-minds/2015/02/the-bite-of-paranoia/ Bila Michael Hedrick tidak mengaku, tidak ada yang tahu kalau dirinya menderita gangguan jiwa. Hal tersebut dapat terjadi karena dia melatih dirinya selama bertahun tahun agar dapat bergaul. Dia juga melakukan terapi terhadap dirinya sendiri. Michael juga minum obat secara teratur.…

Read More

Michael Hedrick: pulih dari schizophrenia

Michael Hedrick pernah menderita schizophrenia. Kini dia telah pulih dan menjalani hidupnya sebagai fotografer dan penulis diberbagai majalah dan surat kabar. Di awal dia menderita schizophrenia, dia merasa ketakutan terhadap gerak tubuh (bahasa tubuh, non verbal) yang dilakukan oleh orang orang yang ada disekelilingnya. Ada orang yang menggaruk kepalanya sendiri, biasa dia artikan bahwa dia harus maju kedepan. Begitu pula, bila ada seseorang yang berkedip didepannya, dia artikan bahwa orang tersebut menyuruhnya melakukan sesuatu. Kini Michael Hedrick telah bisa mengatasi penyakitnya. Selain minum obat, untuk menjaga agar tidak kambuh, dia…

Read More

Esme Wei Jun Wang: pulih dari schizophrenia

Esme Wei Jun Wang pernah didiagnosa menderita schizoaffective disorder, sebuah gangguan jiwa yang merupakan campuran antara schizophrenia dengan gangguan emosi (bipolar). Kini, Esme telah pulih, berkeluarga dan hidup sebagai penulis, pembicara di berbagai seminar, aktivis di kesehatan jiwa dan seniman. Meskipun demikian, kadang kadang gangguan jiwanya masih kambuh. Beberapa tahun lau (2013), dia mengalami kekambuhan paling lama, yaitu dari bulan Februari hingga bulan Agustus. Ketika kambuh tersebut, dia yakin kalau dirinya sudah mati. Esme mengalami gejala yang didunia kedokteran disebut sebagai Cotard’s delusion (waham Cotard). Selama masa kambuh tersebut berbagai obat…

Read More

Teknik mendampingi penderita gangguan jiwa akut (6)

.Tulisan ini merupakan kelanjutan tulisan sebelumnya Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika menjalin komunikasi pada penderita gangguan jiwa yang sedang over-reaktif atau sedang meningkat emosinya: Jangan berdiri atau duduk terlalu dekat. Bila penderita gangguan jiwa sedang naik emosinya, maka kita perlu menjaga jarak fisik dengan yang bersangkutan. Ini diperlukan untuk menjaga diri dari serangan atau untuk mencegah agar si penderita gangguan jiwa tidak merasa terancam. Jangan berdiri sehingga menutupi jalan keluar bagi penderita. Bila tidak ada jalan keluar, penderita akan panik dan dapat melakukan tindakan yang membahayakan orang…

Read More

Laporan Keuangan Januari 2015

Alhamdulillah, pada bulan Januari 2015 Tirto Jiwo mendapat banyak sedekah. secara khusus kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Alfansuri dan  PT Jatidiri Trans yang telah secara rutin menyalurkan zakatnya melalui Tirto Jiwo. Semoga Allah swt berkenan membalas kebaikan seluruh dermawan dengan berlipat ganda sesuai dengan janjiNya dalam Surat Al baqarah ayat 261: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir : seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan…

Read More

Teknik mendampingi penderita gangguan jiwa akut (5)

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan sebelumnya Berikut ini beberapa saran dalam mendampingi penderita gangguan jiwa dengan GANGGUAN PIKIRAN. Gejala yang dapat dilihat karena gangguan pikiran ini antara lain: bicara ngelantur, sulit memahami pembicaraan, berpikir lambat, kesulitan mengingat, kesulitan mennekspresikan pikiran , dll. Dengarkan dan terima.Dengarkan dan terima apa yang disampaikannya dengan sabar. Dengan mendengarkan pembicaraannya dalam waktu agak lama, maka perlahan lahan pendamping akan mulai dapat mengenali tema atau topik, isi pikiran dari si penderita gangguan jiwa. Dengan bersedia mendengarkan akan terjalin koneksi/ hubungan sosial dengan pasien. Beri nama tema…

Read More

Teknik mendampingi penderita gangguan jiwa akut (4)

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan sebelumnya Penderita dengan kondisi APATIS Pada penderita yang sedang dalam kondisi apatis atau menarik diri, maka beberapa hal yang dapat dilakukan: Duduk diam menemani penderita yang berdiam diri. Pada penderita yang apatis, pendamping atau perawat dapat duduk diam menemani. Disini yang penting dilakukan adalah komunikasi non verbal, komunikasi tanpa bicara. Dengan duduk diam menamni, maka pendamping menyadari bahwa perubahan atau pemulihan tidak akan dapat terjadi dalam waktu dekat. Bicara satu arah. Pendamping atau perawat dapat mengajak bicara penderita meskipun si penderita diam saja tidak menjawab.…

Read More

Teknik mendampingi penderita gangguan jiwa akut (3)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan ketika mendampingi penderita gangguan jiwa: 1. Duduk bersama, berada bersama penderita. Beberapa penderita gangguan jiwa sering hanya duduk diam, tidak bereaksi ketika kita menghampiri mereka. Meskipun kelihatannya tanpa reaksi ketika kita mendekati mereka, penderita gangguan jiwa perlu diberi pemahaman bahwa ada pendamping yang akan bersedia melayani atau mendampingi ketika mereka sedang/ sudah membutuhkan atau sudah siap untuk berinteraksi dengan pendamping. Memperkenalkan diri dan menjelaskan peranan pendamping. Pendamping perlu memperkenalkan diri (dengan menyebut namanya) dan menjelaskan secara singkat…

Read More

Teknik mendampingi penderita gangguan jiwa akut (2)

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya Sebelum mulai berinteraksi dengan penderita gangguan jiwa yang masih dalam kondisi kambuh, maka beberapa langkah persiapan perlu dilakukan. Tentunya hal yang disampaikan berikut berlaku umum. Beberapa langkah persiapan dapat dilewati karena hal tersebut sudah dilaksanakan jauh jauh hari sebelumnya. Langkah langkah persiapan dalam berinteraksi dengan penderita gangguan jiwa yang baru dikenal: Lakukan pengamatan terlebih dahulu. Amatilah kondisi penderita gangguan jiwa. Beberapa hal yang perlu diamati: apakah sedang mengalami halusinasi, mudah tersinggung, gelisah, mengamuk, marah. Kondisi kejiwaan penderita gangguan jiwa mengharuskan kita menerapkan pendekatan…

Read More