Pedoman pemulihan gangguan jiwa yang disusun oleh bekas penderita (7)

Artikel ini merupakan kelanjutan tulisan sebelumnya Menurut Dr Dan Fisher dan Laurie Ahern dari National Empowerment Center, ada perbedaan yang sangat nyata antara pelayanan kesehatan biasa (PKB)) dan pelayanan pemulihan PACE: PKB: Tidak semua orang bisa sakit jiwa. Hanya orang tertentu yang bisa sakit jiwa. PACE: Semua orang bisa terkena gangguan jiwa. Semua orang adalah sama. PKB: gangguan jiwa disebabkan karena adanya gangguan otak yang menetap. PACE: gangguan jiwa disebabkan karena tekanan jiwa yang berat (severe mental distress) dan hilangnya peranan sosial. PKB: pemulihan adalah suatu proses seumur hidup. PACE:…

Read More

Pedoman pemulihan gangguan jiwa yang disusun oleh bekas penderita (6)

Artikel ini merupakan kelanjutan tulisan sebelumnya Selama ini, upaya yang dilakukan oleh profesi kedokteran berbeda dari model pemulihan yang dikembangkan oleh para bekas penderita gangguan jiwa. Ada beberapa prinsip yang membedakan antara model rehabilitasi gangguan jiwa (model kedokteran – MK) dan model pemberdayaan atau model pemulihan (MP): MK : kamu sakit jiwa. MP: kamu mengalami emotional distress (stress emosional) yang mempengaruhi kehidupanmu di masyarakat. MK: gangguan jiwa disebabkan adanya kelainan otak akibat genetik atau ketidak seimbangan kimia otak. MP: Gangguan jiwa disebabkan oleh kombinasi dari kehilangan, trauma dan tidak adanya dukungan. MK: gangguan…

Read More

Pedoman pemulihan gangguan jiwa yang disusun oleh bekas penderita (5)

Tulisan ini merupakan kelanjutan artikel sebelumnya Dr Dan Fisher dan Laurie Ahern mengembangkan model pemulihan gangguan jiwa, yang disebutnya sebagai PACE. saya akan bahas satu persatu komponen dari PACE tersebut. Balanced and Connected (seimbang dan terhubung). Ketika masih didalam kandungan, kehidupan janin dalam keadaan seimbang dan terhubung kepada ibunya. Loss and Trauma (kehilangan dan trauma). Di masa kecil, kita semua pernah merasakan kehilangan dan pengalaman hidup yang menyebabkan trauma. Beberapa orang mengalami pengalaman traumatis dan kehilangan yang sangat berat, seperti: kehilangan orang tua, pelecehan fisik dan seksual, kemiskinan, dan lain…

Read More

Pedoman pemulihan gangguan jiwa yang disusun oleh bekas penderita (4)

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan sebelumnya 3. Recovery skills (pulihnya ketrampilan). Setelah seseorang yakin bahwa dirinya bisa pulih, begitu pula dengan orang orang disekitarnya juga percaya bahwa orang tersebut bisa pulih dari gangguan jiwanya, maka penderita gangguan jiwa mulai dapat mengembalikan ketrampilannya, khususnya ketrampilan berkomunikasi atau berinteraksi sosial. Penderita gangguan jiwa perlu belajar untuk mendapatkan ketrampilan bagaimana mengekspresikan marah, sedih,kecewa, sayang, atau takut. Ketrampilan tersebut diperlukan agar yang bersangkutan bisa bergaul dan berinteraksi dengan sesama secara normal. Ketrampilan yang diperlukan dalam pemulihan, antara lain: ketrampilan menentukan tujuan dan sasaran serta mencapainya,…

Read More

Pedoman pemulihan gangguan jiwa yang disusun oleh bekas penderita (3)

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan sebelumnya Menurut hasil berbagai riset yang dilakukan oleh National Empowerment Center, terhadap orang orang yang sudah pulih dari gangguan jiwa, ada 5 tema utama dalam pemulihannya, yaitu: Recovery beliefs (keyakinan bisa pulih). Penderita gangguan jiwa harus yakin bahwa mereka bisa pulih, kembali hidup normal dan bekerja di masarakat. Orang orang disekitarnya juga harus punya keyakinan yang sama, bahwa saudara mereka akan bisa pulih dari gangguan jiwanya. Mereka (orang yang sudah pulih dari gangguan jiwa) tidak pernah menyerah dan yakin bahwa suatu saat mereka akan mencapai…

Read More

Pedoman pemulihan gangguan jiwa yang disusun oleh bekas penderita (2)

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan sebelumnya Laurie Ahern dan Dan Fisher, keduanya bekas penderita gangguan jiwa, menulis buku pedoman pemulihan Personal Assistance and Community Existence (PACE). PACE disusun berdasarkan beberapa prinsip sebagai berikut: Seseorang bisa pulih sepenuhnya dari gangguan jiwa yang paling berat sekalipun. Seseorang dapat dan sangat memerlukan interaksi/ koneksi emosional dengan orang orang  lain, terutama ketika mengalami stress. Saling percaya (trust) adalah tonggak dari pemulihan Orang orang yang mempercayai (believe) anda, dapat membantu anda dalam proses pemulihan Agar bisa pulih, seseorang harus dapat melaksanakan mimpi mimpinya. Ketidak-percayaan akan…

Read More

Pedoman pemulihan gangguan jiwa yang disusun oleh bekas penderita (1)

Laurie Ahern pernah menderita sakit jiwa ketika berumur 19 tahun. Saat ini, Laurie bekerja sebagai managing editor beberapa koran dan penulis lepas di Boston Globe dan Associated Press. Dia juga menjabat sebagai associate director Mental Disability Right International serta beberapa jabatan lainnya. Dan Fisher adalah seorang dokter ahli kesehatan jiwa (psikiater), dan doktor (S3) dalam bidang biokimia. Ketika berumur 25 tahun, dia didiagnosa dengan skizofrenia dan pernah beberapa kali dirawat di rumah sakit jiwa. Kini, Dan Fisher bekerja sebagai direktur National Empowerment Center dan anggota White Hose New Freedom Commission on Mental…

Read More

Catherine Duclos: penyakit jiwa sebagai penyakit spiritual

Catherine adalah seorang ibu rumah tangga yang sederhana, berumur 50 tahun dengan 2 anak. Sekitar 13 tahun yang lalu dia didiagnosa dengan gangguan bipolar. Sejak saat itu, Catherine telah minum berbagai jenis obat, berganti-ganti, sebagian karena tidak cocok atau tidak berefek pada penyembuhan penyakitnya. Sejak beberapa tahun yang lalu, Catherine mulai memandang penyakitnya dari sudut pandang yang sangat berbeda. Dia tidak hanya mencoba menerapkan diet atau pola hidup yang sehat, namun Catherine berkesimpulan bahwa sebenarnya penyakit bipolar yang diderita disebabkan karena gangguan spiritual atau keimananannya. Ketika Catherine berumur 6 tahun dan memandang…

Read More

Kunjungan alumni SMA N 1 Purworejo

Pada tanggal 4 April 2015, dalam rangkaian reuni akbar alumni SMA N 1 Purworejo, telah diserahkan bantuan dana sebesar Rp. 20 juta dan sembako serta alat masak ke Tirto Jiwo. Bantuan tersebut diserahkan dalam acara bakti sosial yang diselenggarakan di  Gedung SMA N 1 Purworejo. Sekitar 20 peserta reuni juga berkunjung ke Tirto Jiwo, melihat lihat kondisi peserta program pemulihan dan sarana yang ada disana. Kami atas nama seluruh pengurus dan peserta program Tirto Jiwo mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tidak terhingga. Semoga amal ibadah tersebut mendapat balasan berlipat…

Read More