Cara tidak sehat dalam mengatasi stress (2)

Tulisan ini merupakan lanjuta dari artikel sebelumnya Beberapa cara mengatasi stress secara tidak sehat: Menyalahkan orang lain secara berlebihan hingga menyakiti orang lain. Untuk mengatasi ketidak mampuannya dalam menyelesaikan suatu masalah, seseorang kadang menyalahkan orang lain. Dalam tingkatan yang lebih ekstrim, maka yang bersangkutan dapat melakukan tindakan yang menyakiti orang lain. Bentuk menyakiti orang lain dapat berupa membuat lelucon yang menyakitkan hati, hingga secara nyata melempar barang atau mencoba melukai orang lain yang dianggap bertanggung jawab atas masalah yang terjadi. Lari dari kenyataan dengan bersikap menyangkal, masa bodoh hingga hidup dalam alam khayalan.…

Read More

Cara tidak sehat dalam mengatasi stress (1)

Dalam hidup, kita akan sering harus menghadapi masalah yang membuat jiwa kita tertekan. Tekanan jiwa tersebut dapat terjadi karena berbagai kejadian yang membuat kita merasa sedih, kecewa, malu, gagal, merasa bersalah, marah, takut, cemas dan berbagai perasaan tidak enak lainnya. Berbagai cara menghadapi tekanan jiwa secara positif, sehingga membuat kita dapat bangkit dari trauma, sudah kita bahas dalam situs ini. Pada kesempatan ini, kita akan bahas berbagai cara menghadapi tekanan jiwa yang tidak sehat. Dalam cara yang akan diuraikan dibawah, maka metode yang dipakai tidak hanya tidak memecahkan masalah, namun…

Read More

5 Karakteristik yang membuat jiwa tahan banting (2)

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya Beberapa karakteristik atau kemampuan yang membuat seseorang tahan banting ketika menghadapi badai kehidupan: Mampu mengenali dan mengendalikan emosinya (Emotional awareness). Agar jiwa tahan banting, maka yang bersangkutan perlu mempunyai kemapuan mengenali emosi yang muncul dalam dirinya dan segera dapat mengendalikan emosinya tersebut. Emosi yang tidak terkendali tidak hanya merusak pertemanan atau persahabatan, namun juga dapat merusak diri yang bersangkutan. Banyak orang yang tidak dapat mengendalikan amarahnya dan kemudian menyesal setelah kemarahan tersebut membawa dampak buruk terhadap dirinya. Berbagai teknik atau metode untuk mengendalikan…

Read More

5 Karakteristik yang membuat jiwa tahan banting (1)

Jiwa tahan banting adalah jiwa yang tetap tegar, meskipun badai kehidupan melanda. Ada 5 karakteristik yang akan membuat jiwa kita tahan banting: Kesediaan untuk membantu dan menolong orang lain. Manusia adalah makhluk sosial yang tidak akan dapat hidup sehat dengan menyendiri. Agar jiwa kita tahan banting, kita harus mempunyai saudara dan teman yang saling mendukung.  Berbagai studi menunjukkan bahwa bukan banyaknya teman atau saudara yang menentukan ketahanan jiwa seseorang, tetapi apakah yang bersangkutan suka membantu dan menolong orang lain. Dengan banyak membantu dan menolong orang lain, maka jiwa yang  bersangkutan menjadi…

Read More

10 Jalan menuju jiwa tahan banting (2)

Tulisan ini merupakan kelanjutan artikel sebelumnya Beberapa jalan menuju jiwa tahan banting: Tetapkan tujuan (cita cita) dan melangkah maju. Tetapkanlah tujuan (goal) atau cita cita yang realistis dan lakukan langkah langkah (sekecil apapun) yang mengarah kearah tercapainya cita cita. Bila kita terkena ganggian jiwa, dan ingin meneruskan kuliah, maka kita dapat mulai dengan latihan konsentrasi (belajar memahami suatu bab dari buku pelajaran), belajar bergaul, dan belajar mengatur waktu. Hadapi masalah dan ambil keputusan.. Latihlah diri kita masing masing agar berani menghadapi masalah. Sebagai contoh, bila kita merasa sedih dan tidak…

Read More

10 jalan menuju jiwa tahan banting (1)

Jiwa yang tahan banting (resilience) adalah jiwa yang segera bangkit begitu terkena pukulan atau trauma psikologis yang berat, seperti kehilangan orang yang disayangi, kehilangan pekerjaan, mengalami bencana, terkena penyakit berat, dan lain lain. Menurut ahli kesehatan jiwa dari Mayo Clinic, sifat utama dari jiwa yang tahan banting adalah: jiwa yang selalu bersyukur (grateful) dan mau berkorban/ menolong orang lain (compassion). Latihan agar mempunyai jiwa tahan banting perlu diberikan, terutama kepada anak anak hingga mencapai usia dewasa. Jiwa yang tahan banting akan membuat mereka dapat mencapai kesuksesan dan kebahagiaan hidup, meskipun…

Read More

Tahapan gangguan Jiwa dan intervensinya

Gangguan jiwa biasanya dimulai dari fase prodromal. Pada fase ini belum ada gejala spesififik gangguan jiwa, seperti halusinasi atau waham. Gejala yang muncul biasanya berupa kecemasan, kesulitan mengambil keputusan, isolasi social, kesulitan konsentrasi dan kesulitan focus perhatian. Fase prodromal mulai timbul 1-2 tahun sebelum gejala skizofrenia muncul. Fase ini, penderita jarang dapat terdiagnosa sehingga terapi jarang dapat diberikan. Bila penderita mendapat pendampingan psikososial, maka proses gangguan jiwa dapat dihentikan sehingga tidak berlanjut ke fase akut/ krisis. Pada fase akut atau krisis, penderita biasanya dibawa ke rumah sakit jiwa atau berobat…

Read More

8 cara menghentikan ruminating (2)

Artikel ini merupakan kelanjutan tulisan sebelumnya. Melihat kesalahan sebagai kesempatan belajar untuk memperbaikinya. Bila kita gagal mendapatkan pekerjaan karena kita telat datang waktu wawancara, maka tanyakanlah pada diri sendiri: Pelajaran apa yang dapat saya ambil dari kejadian ini? Tentunya, pada kesempatan lain, kita perlu berangkat lebih awal agar tidak terlambat dating ke wawancara atau terlambat menghadiri acara acara lainnya. Buat jadwal worry break (jeda untuk khawatir). Buat jadwal atau luangkan waktu selama 20-30 menit setiap hari untuk memeikirkan sesuatu yang membuat kita sangat khawatir. Dalam kurun waktu tersebut, anda dapat…

Read More

8 cara menghentikan ruminating (1)

Ruminating, dalam psikologi, adalah suatu keadaan dimana pemikiran tentang kejadian masa lalu (yang tidak mengenakan) sering muncul berulang ulang.  Ruminating itu seperti kaset atau CD rekaman yang rusak, dimana sebagian potongan lagu diulang ulang. Dalam ruminating, pikiran tentang suatu kejadian, tahap tahapnya sehingga kejadian yang tidak mengenakan terjadi, muncul dalam pikiran kita berulang ulang dan berkali kali. Dalam skala normal, pemikiran tentang masa lalu yang muncul dapat membantu kita untuk memecahkan masalah tersebut. Namun bila pemikiran tersebut muncul terlalu sering, hal itu dapat mengganggu kinerja kita sehari-hari. Pikiran (ruminating) tersebut sering…

Read More