8 Langkah latihan mengatur emosi (2)

Tulisan ini merupakan kelanjutan tulisan sebelumnya. Langkah 4: Sering terlibat dalam kegiatan yang menghasilkan emosi positif. Kejadian kejadian yang tidak menyenangkan akan menimbulkan reaksi berupa munculnya emosi negative (sedih, marah, cemas, dll). Dalam jangka panjang, kita perlu mengatur hidup kita sehingga lebih banyak terlibat dalam kegiatan atau kejadian yang memberikan efek pada emosi positif. Kegiatan yang akan menimbulkan emosi positif, misalnya: sedekah, menolong atau membantu seseorang, melakukan hobi, ikut pengajian, dll. Langkah 5: Tingkatkan perhatian (mindfulness) pada emosi saat ini. Kita perlu melatih agar pikiran kita selalu focus pada keadaan…

Read More

8 Langkah latihan mengatur emosi (1)

Salah satu ketrampilan yang perlu dipunyai agar jiwa sehat adalah ketrampilan mengatur emosi. Emosi (marah, takut, sedih,gembira, dll) tidak dapat dilepas semaunya. Emosi perlu diatur agar selaras dengan kehidupan social yang normal. Beberapa penderita gangguan jiwa jenis borderline personality disorder, gangguan jiwa bipolar, depresi berat maupun penderita gangguan schizoaffective, mempunyai kelemahan dalam mengatur emosi. Berikut ini 8 langkah mengatur emosi: Langkah 1: Mengenali dan memberi nama (label) dari affect (perasaan, emosi). Kadang seseorang marah, sedih atau cemas tanpa sadar. Langkah pertama agar kita mampu mengatur emosi adalah mengenali dan memberi nama…

Read More

Radical acceptance: strategi bertahan menghadapi tekanan jiwa (3)

Tulisan ini merupakan kelanjutan tulisan sebelumnya Langkah untuk menerapkan radical acceptance: 2. Segala sesuatu ada penyebabnya. Segala sesuatu terjadi karena ada rangkaian sebab akibat. Tidak ada suatu kejadian tanpa sebab. Orang yang tidak mau menerima kenyataan, akan berkata: “seandainya saya tidak ke kantor, pasti rumah saya tidak akan kemalingan; seandainya ada dokter, pasti anak saya akan sembuh. Dalam radical acceptance, kita perlu belajar menerima suatu kejadian sebagaimana apa adanya. Jangan lagi berpikir atau berkata “seandainya”. Bila kita menerima kejadian sebagaimana apa adanya, kita tetap akan merasa sedih/ kecewa/ marah atau…

Read More

Radical acceptance: strategi bertahan menghadapi tekanan jiwa (2)

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan sebelumnya Tidak semua orang dapat menerima kenyataan.Bila mengalami kejadian yang tidak menyenangkan, mereka akan berkata: ini tidak adil, ini tidak seharusnya terjadi, mengapa ini terjadi pada diriku,  dll Diperlukan sebuah ketrampilan agar kita dapat menerima kenyataan. Radical acceptance adalah menerima kenyataan secara penuh dan total. Berikut ini langkah agar kita dapat terampil menerapkan radical acceptance: Terima kenyataan sebagaimana apa adanya. Terimalah kenyataan sebagaimana apa adanya. Ada sebuha cerita yang menarik tentang terima kenyataan apa adanya. Pada zaman dahulu kala ada seorang perdana menteri yang…

Read More

Radical acceptance: strategi bertahan menghadapi tekanan jiwa (1)

Ada orang orang yang, meskipun mengalami berbagai kesulitan, kegagalan, kepedihan dan trauma, tetap dapat bangkit kembali. Sepertinya, bagi orang jenis ini, kepedihan adalah tempaan untuk membuat mereka menjadi semakin kuat dan semakin tangguh. Dilain pihak, banyak juga orang yang sekali mengalami kegagalan atau penderitaan, tidak dapat bangkit sehingga hidupnya tetap terpuruk. Orang orang yang menderita gangguan jiwa adalah orang yang tidak tahan menghadapi tekanan jiwa. Jiwa mereka hancur karena tidak kuat menghadapi beratnya tekanan jiwa. Menurut Dr Marsha Linehan, ada 4 pilihan ketika kita mengalami tekanan jiwa: Pecahkan masalahnya. Bila…

Read More

Meningkatkan daya tahan menghadapi stress (2)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya Daya tahan menghadapi stress (distress tolerance) dapat pula ditingkatkan dengan teknik yang dikenal dengan singkatan ACCEPT (Activities, Contributing, Comparison, Emotion, Pushing away, Thought, Sensations): Activities, yaitu melakukan kegiatan (biasanya berupa hobi atau kegiatan lain yang menyenangkan) untuk mengalihkan perhatian dari hal yang membuat jiwa kita tertekan. Contributing, melakukan kegiatan yang tujuan utamanya melayani orang lain, menolong orang lain mengatasi masalahnya, menjadi sukarelawan, melakukan kerja bakti, membersihkan masjid, dll. Comparison, mengurangi tekanan jiwa dengan membandingkan keadaan kita dengan nasib orang lain yang lebih jelek…

Read More

Meningkatkan daya tahan menghadapi stress (1)

Distress tolerance adalah kemampuan seseorang menjalani atau mengalami hal hal yang tidak menyenangkan, seperti hal hal yang menimbulkan kesedihan, kepedihan, menanggung malu, ketakutan, kemarahan, dan hal hal yang tidak menyenangkan lainnya. Seseorang dengan distress tolerance bukannya tidak merasa sedih, marah atau takut. Namun, dia tahan ketika merasakan semua penderitaan tersebut. Meningkatkan distress tolerance bukannya mengurangi stress (tekanan jiwa), tapi memperkuat jiwa seseorang sehingga meskipun tekanan jiwa datang, dia tidak menjadi sakit jiwa atau melakukan hal hal yang merugikan. Orang dengan distress tolerance yang rendah sering melakukan kesalahan, yaitu mencoba melarikan…

Read More

5 cara mengendalikan emosi

Semua orang pernah merasakan sedih, gembira, marah atau takut. Namun emosi yang tidak terkendali dapat merugikan diri sendiri. Misalnya, bila kita tidak dapat mengendalikan emosi ketika ada orang yang menyenggol motor/ mobil kita, maka nyawa kita dapat terancam. Bila kita tidak dapat mengendalikan tawa kita ketika melihat sesuatu yang menurut kita lucu, mungkin orang lain akan mulai menjauhi kita. Berikut ini 5 cara agar kita lebih dapat mengendalikan emosi kita: Pilih situasi. Bila kita sering emosional ketika terburu-buru, maka usahakan buat rencana sehingga kita tidak perlu terburu-buru. Bila kita sering…

Read More

Ketahanan jiwa

Ketahanan jiwa adalah suatu kondisi dimana seseorang dapat segera bangkit kembali ketika jatuh atau mengalami tekanan jiwa. Ketahanan jiwa adalah kemampuan menghadapi dan mengatasi hal hal yang menekan jiwa, seperti: kegagalan, kehilangan, mendapat malu, ancaman, dan lain lain. Ketahanan jiwa sangat terkait dengan pemulihan gangguan jiwa. Biasanya, ketahanan jiwa para penderita gangguan jiwa dalam kondisi lemah. Agar dapat pulih dan lepas dari obat, ketahanan jiwa penderita gangguan jiwa perlu diperkuat. Tanda yang terlihat pada seseorang dengan ketahanan jiwa yang lemah adalah: sering merasa takut, merasa tidak aman, dan tidak percaya…

Read More

Berlatih menjadi penyabar

Dalam artikel berjudul Take Home Lessons on Schizophrenia, Dr Stephen Moffic membahas kesepakatan para ahli tentang 4 komponen utama terapi terhadap skizophrenia, yaitu: farmakoterapi (pemberian obat), terapi keluarga (psikososial edukasi bagi keluarga), pelatihan ketahanan jiwa bagi pasien, dan dukungan pekerjaan atau pendidikan sesuai keinginan pasien. Pelatihan agar menjadi lebih sabar, dalam arti dapat mengendalikan keinginan, merupakan salah pelatihan penting agar ketahanan jiwa menjadi meningkat. Kita tahu bahwa sering penderita gangguan jiwa tidak dapat mengendalikan kemauannya. Orang yang sabar akan lebih tahan menghadapi goncangan atau tekanan jiwa. Berikut ini langkah langkah agar…

Read More