4 Jalur menuju hidup yang penuh arti

Menurut berbagai study, orang orang yang hidupnya penuh arti merasa hidupnya bahagia. Meskipun dalam perjalanan hidupnya, mereka pernah merasakan kesedihan, kegagalan atau penderitaan, namun orang yang merasa hidupnya penuh arti menyatakan bahwa kehidupan yang telah mereka jalani sangat memuaskan dan membuat mereka bahagia. Ada 4 hal yang dapat membuat seseorang merasa bahwa hidupnya berarti: Menjadi bagian dari masyarakat. Bila seseorang merasa diterima dan dihargai oleh saudara, teman, kenalan dan masyarakatnya, maka cenderung orang tersebut merasa bahwa hidupnya berarti. Tentunya, seseorang tidak dapat secara otomatis diterima dan dihargai oleh lingkungannya. Hanya…

Read More

Sisi psikososial penderita gangguan jiwa berat (5)

Lanjutan artikel sebelumnya Tirto Jiwo dan pusat pemulihan gangguan jiwa berat lainnya bisa diibaratkan seperti sekolahan. Penderita gangguan jiwa yang masuk program pemulihan adalah siswa yang belajar meningkatkan kemampuan jiwa agar dapat mengatasi gangguan jiwa yang dideritanya. Bila siswa telah menguasai kemampuan yang diajarkan, atau dinyatakan lulus, tentunya ingin agar segera dapat keluar kembali ke masyarakat. Meskipun belum ahli betul, namun mereka telah mempunyai kemampuan minimal dalam mengatasi gangguan jiwanya. Kemampuan tersebut perlu ditingkatkan dan diperkuat di masyarakat. Oleh karena itu, mereka ingin agar dapat segera keluar dari sekolah dan…

Read More

Sisi psikososial penderita gangguan jiwa berat (4)

Lanjutan dari artikel sebelumnya Aspek psikososial ketiga yang sangat berpengaruh terhadap proses pemulihan adalah penerimaan oleh keluarga, kerabat dan masyarakat. Sebagian penderita gangguan jiwa ditinggal atau dibuang oleh keluarganya. Mereka terpaksa tinggal di pusat pemulihan karena keluarga tidak lagi mau menerimanya. Ada banyak variasi dari penolakan oleh keluarga.┬áMaskuri dan Tukiman bercerai dengan istri masing masing. Bila harus hidup sendirian, Maskuri dan Tukiman tidak kuat karena harus memikirkan uang, membersihkan rumah, makan, dan lain lain. Kurnia ditolak oleh ibu tirinya, padahal bapaknya sebenarnya sangat sayang kepadanya. Sayangnya, ibu tirinya tidak mau…

Read More

Sisi psikososial penderita gangguan jiwa berat (3)

Lanjutan dari artikel sebelumnya Aspek psikososial yang juga sangat penting adalah masalah tempat tinggal. orang, termasuk didalamnya adalah para penderita gangguan jiwa, juga memerlukan tempat tinggal. Saya kira kalimat tersebut jelas dan mudah dipahami. Namun dalam kenyataannya, tidak sedikit orang yang menolak bila ada saudaranya yang menderita gangguan jiwa untuk tinggal dirumahnya. Banyak sekali alasan yang dikemukakan yang pada intinya tidak mau bila ada kakak atau adiknya yang menderita gangguan jiwa ingin tinggal bersamanya. Mereka mengharapkan ada orang lain atau pemerintah yang mau menampung saudaranya tersebut. Sebagian diantaranya masih mau…

Read More

Sisi psikososial penderita gangguan jiwa berat (2)

Lanjutan dari artikel sebelumnya Idealnya keluarga yang membantu dan mendukung agar anggota keluarganya yang menderita gangguan jiwa dapat pulih secara total. Bukan panti rehabilitasi sosial atau pemerintah. Salah satunya, adalah mengupayakan agar penderita gangguan jiwa tersebut dapat bekerja dan mendapatkan penghasilan yang mencukupi untuk hidup. Sayangnya, banyak keluarga yang tidak mau atau tidak mampu melaksanakan tugas tersebut, yaitu membantu dan mendukung agar anggota keluarganya yang menderita gangguan jiwa dapat bekerja. Banyak alasannya. Mulai dari tidak ada waktu, tidak ada koneksi, tidak ada modal hingga berbagai alasan yang sepintas terlihat masuk…

Read More

Sisi psikososial penderita gangguan jiwa berat (1)

Penderita skizofrenia, bipolar dan gangguan jiwa berat lainnya tidak akan dapat diselesaikan melalui pemberian obat saja. Mereka memang memerlukan obat, namun obat saja tidak cukup. Mereka juga memerlukan dukungan psikososial. Berbagai permasalahan psikososial yang menjerat penderita gangguan jiwa perlu juga dibantu pemecahannya. Tanpa intervensi terhadap permasalahan tersebut, mereka akan mudah kambuh kembali. Setidaknya ada 3 permasalahan besar yang sering dijumpai, yaitu: pekerjaan, tempat tinggal , dan jaringan sosial kekerabatan. Pekerjaan, selain dapat mendatangkan pemasukan uang, juga berfungsi meningkatkan harga diri, ada jadwal kegiatan harian yang teratur, pertemanan dan identitas diri,…

Read More

Laporan Keuangan Bulan Desember 2016

Dana yang masuk ke Tirto Jiwo melalui Rekening Bank Mandiri 136 00 1074619 3 atas nama Yayasan Islam Ummy divisi Tirto Jiwo. 01-12-2016 ┬áRp 300 000 dari Ibu Dama Sela 02-12-2016 Rp 1 000 000 dari Ibu Nina Mardyana 04-12-2016 Rp 250 000 dari Ibu Nindya Kartika Wahyudiani 07-12-2016 Rp 600 000. infak untuk Bapak Suhartoyo 08-12-2016 Rp 750 000 infak dari dermawan (setoran tunai) 08-12-2016 Rp 750 000 infak tunai dari dermawan 09-12-2016 Rp 1 000 000 infak tunai dari dermawan 12-12-2016 Rp. 1 000 000 infak dari Bapak…

Read More