Perkuat ketahanan jiwa dengan sedekah

Dalam psikologi, ada yang dikenal dengan istilah mekanisme pertahanan (defence mechanism). Mekanisme pertahanan menjaga jiwa agar tetap sehat ketika menghadapi tekanan hidup. Teori tentang mekanisme defensi tersebut pertama kali dikemukakan oleh Sigmund Freud lebih dari seabad yang lalu. Dr George E. Valliant dari Universitas Harvard membagi mekanisme defensi menjadi  4 tingkatan, yaitu tingkat patologis, tingkat tidak matang, tingkat neurosis, dan tingkat matang atau dewasa. Sedekah atau menolong sesama (altruisme) merupakan salah satu mekanisme defensi tingkat dewasa. Dengan sering atau secara rutin melakukan sedekah maka ketahanan jiwa yang bersangkutan akan semakin…

Read More

Cara mengatasi perasaan tidak berdaya (learned helplessness)-4

Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan sebelumnya. Langkah terbaik dalam mengatasi learned helplessness adalah dengan belajar dari orang orang yang sudah berhasil mengatasi berbagai hambatan dan rintangan tersebut. Contoh kedua yang saya ingin angkat adalah perjalanan hidup bapak Houtman Zainal Arifin. Riwayat hidup bapak Houtman Zainal Arifin saya kutip dari situs biografi tokoh ( www.biografiku.com). Beliau dilahirkan pada tanggal 27 Juli 1950 di Kota Kediri Jawa Timur, dan meninggal pada hari Kamis, 20 Desember 2012. Pengalaman hidupnya yang amat inspiratif patut untuk disimak. Awalnya ia hanya seorang office boy hingga bisa menduduki jabatan sebagai…

Read More

Laporan Keuangan Periode Juli 2015

Semoga Allah swt berkenan membalas sedekah para dermawan dengan berlipat ganda sesuai dengan firman-Nya dalam Surat Al Baqarah ayat 261. “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” QS. Al-Baqarah [2] : 261  

Read More

14 cara mengurangi sikap mementingkan diri sendiri (1)

Agar jiwa kita sehat, kita perlu berlatih untuk tidak menjadi egois. Kita perlu mengutamakan kepentingan orang banyak diatas kepentingan diri sendiri. Kita semua tahu bahwa sikap egois atau mementingkan diri sendiri bukanlah sikap yang baik dan terpuji. Meskipun demikian, dalam dunia yang materialistik, dimana kita mengukur kesuksesan seseorang dengan banyaknya harta, serta paham individualisme, maka mengurangi sikap mementingkan diri buknalah perkara yang gampang. Materialisme mengajak kita untuk kikir dan individualism mengajak kita untuk tidak perduli kepada nasib orang lain. Berikut ini metode untuk memupuk sikap mementingkan kepentingan orang banyak diatas kepentingan diri…

Read More

Sisi ilmiah sedekah: 5 manfaat bersedekah (2)

Tulisan ini merupakan lanjutan artikel sebelumnya: Berikut ini beberapa manfaat sedekah ditinjau dari psikologi dan sosiologis 3. Bersedekah meningkatkan kerjama dan hubungan sosial. Menurut berbagai penelitian sosiologis, antara lain dari Brent Simpson dan Robb Willer, orang yang bersedekah sering mendapat balasan kebaikan baik dari orang yang diberi maupun oleh orang lain. Pertukaran kebaikan tersebut kemudian memperkuat ikatan dan hubungan social, dimana ikatan dan hubungan social tersebut mempengaruhi secara positif kesehatan badan maupun jiwa. Penelitian dari John Cacioppo yang dilaporkan dalam bukunya Loneliness: Human Nature and the Need for Social Connection menyatakan bahwa kegiatan sedekah…

Read More

Cukuplah Allah bagi kami

Pada saat ini, Tirto Jiwo sedang membangun sebuah kolam ikan hias. Kami harapkan dengan adanya kolam ikan tersebut, maka suasana Tirto Jiwo akan semakin mendukung proses pemulihan. Kami sengaja membangun prasarana Tirto jiwo berada dalam pertengahan. Keinginan kami, bangunan Tirto Jiwo tidak mewah bagi kalangan miskin, namun juga tidak jelek bagi kalangan berada. Kami juga sengaja tidak menentukan tarif secara ketat. Bagi keluarga miskin, kami akan dengan sepenuh hati melayani. Bagi keluarga mampu, kami mengharapkan pengertiannya untuk membayar lebih sebagai bentuk infaq untuk mendapatkan keberkahan dari Allah. Keberkahan dari Allah…

Read More

Rahasia rezeki (3): kaya bukan berarti mulia, miskin tidak berarti hina

Saat ini sebagian besar manusia mengukur keberhasilannya dengan seberapa banyak materi yang bisa mereka kumpulkan. Semakin banyak materi dan kemewahan yang dikumpulkan, semakin terhormat pula kedudukannya dimata sebagian besar manusia. Kebalikannya, semakin miskin, semakin rendah pula kedudukan sosialnya. Sebagai dampaknya, orang berlomba-lomba mengumpulkan materi meskipun dengan cara tidak halal, seperti korupsi. Karena masyarakatnya sudah menjadi materialistis, maka meskipun sudah ketahuan kekayaannya berasal dari korupsi, masyarakat tidak memandang rendah kepada koruptor tersebut. Tidak ada hukuman sosial dari masyarakat terhadap para koruptor. Allah melapangkan dan menyempitkan rezeki seseorang, namun Allah tidak memandang…

Read More

Rahasia rezeki (2): Allah yang melapangkan dan menyempitkan rezeki.

Rezeki itu misterius. Tidak ada rumus yang pasti tentang rezeki. Banyak ahli yang mencoba menganalisa karakteristik orang kaya dan membandingkannya dengan orang miskin. Mereka menemukan setidaknya ada 17 cara berpikir dan bertindak orang kaya yang tidak dipunyai orang miskin. Namun menurut saya, karakteristik atau cara berpikir tersebut tidak menjamin akan membuat seorang miskin menjadi kaya. Selain itu, banyak orang kaya yang hanya memiliki beberapa karakteristik orang kaya saja namun mereka tetap kaya. Dilain pihak, banyak juga orang miskin yang memiliki karakteristik atau pola pikir yang sama banyaknya, namun tetap miskin. Saya…

Read More

Peluang bisnis dalam pemulihan gangguan jiwa berat

Tidak semua penderita gangguan jiwa berat berasal dari masyarakat bawah. Sebagian dari mereka berasal dari keluarga yang mampu dan bersedia membayar agar mereka bisa pulih dan kembali hidup produktif di masyarakat. Dengan terapi psikososial yang tepat, penderita gangguan jiwa berat bisa pulih. Saat ini, di negara negara Amerika, Kanada, Inggris dan Australia sudah mulai tumbuh pelayanan kesehatan jiwa untuk memulihkan penderita gangguan jiwa berat sehingga mereka bisa kembali hidup produktif di masyarakat. Di Indonesia, saat ini hanya sebagian sangat kecil penderita gangguan jiwa berat yang bisa pulih dan kembali hidup normal…

Read More